REGENERASI KEPEMIMPINAN SISWA

Posted: June 20, 2010 in BLOG WRITING

Regenerasi kepemimpinan siswa adalah menpersiapkan kader pemimpin yang lebih baik dan berkualitas dari pemimpin yang sebelumnya. Regenerasi kepemimpinan siswa ini diharapkan akan terjadi keberlangsungan organisasi secara kontinyu dan terwujudnya kehidupan dan cita-cita organisasi yang lebih baik. Calon pemimpin akan menjadi penerus kepemimpinan osis disekolah. Karena itu generasi penerus harus mempersiapkan diri  untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan  osis di masa depan. Generasi penerus perlu persiapan matang agar mampu  menjadi pemimpin yang baik. Keterampilan dan dukungan ilmu pengetahuan  adalah hal mutlak yang  harus dipenuhi. Itu bisa didapatkan selama belajar di sekolah. Sekolah pun harus ikut bertanggungjawab untuk mempersiapkan pemimpin   masa depan, di berbagai bidang. Sistem pendidikan di semua sekolah harus disusun dan direncanakan dengan baik agar menghasilkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang andal dalam rangka menuju persaingan era globalisasi. Sekolah harus mampu melahirkan calon-calon pemimpin baru di masa-masa yang akan datang.

Kaderisasi sebagai penerus kepemimpinan siswa sangat diperlukan untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan osis di sekolah. Regenerasi kepemimpinan siswa ini bisa terbentuk dari seleksi mentalitas belajar siswa di sekolah. Mereka yang memiliki talenta kepemimpinan dan keunggulan visi secara alamiah akan muncul ke permukaan. Dan calon pemimpin yang visioner diharapkan mampu memahami tali-temali permasalahan global dan mengetahui betul apa yang terbaik bagi osis dan sekolahnya. Sehingga akan terbentuk calon pemimpin yang akan membawa perubahan yang lebih baik.

Persoalan regenerasi kepemimpinan siswa terdapat dua arus utama. Pertama, sebagia ketua osis tidak punya kapabilitas untuk memimpin, tetapi karena kedudukan dia harus melakukan apa yang disebut memimpin dan menganggap/merasa dirinya sebagai pemimpin. Dan merasa bisa memimpin. Mereka memberikan perintah, memberikan arahan dan memberikan keputusan. Mereka didengar, mereka dihormati, tetapi sebenarnya semu. Termasuk dalam golongan arus pertama ini adalah orang yang over confidence dalam hal kepemimpinan. Dia suka ngatur dan berlagak kayaknya seorang pemimpin.
Arus kedua, adalah yang berada di seberangnya, yaitu siswa yang tidak merasa atau bercita – cita menjadi pemimpin. Merasa tidak pantas jadi pemimpin. Merasa tidak pengin menjadi pemimpin. Bahkan mencap dirinya sebagai siswa biasa saja. Sebab dia bukan yang memiliki keistimewaan sehingga tidak dipilih oleh guru maupun kepala sekolah. Merasa menjadi bawahan terus, minta dibimbing terus dan diurusi terus. Siswa semacam ini punya problem kepercayaan diri. Termasuk dalam golongan ini adalah orang – orang yang minta diperhatikan terus. Diemong terus. Dan tak pernah cukup, dengan bebagai alasan. Merengek. Mentalitas seperti ini banyak tersebar di lingkungan sekolah.

Menjadi generasi pemimpin yang baik dimasa mendatang tidak hanya bisa dilakukan dari pembelajaran di sekolah. Berbagai pelajaran dari pendidikan non formal menurutnya juga tak kalah penting untuk menjadi tambahan untuk memperkuat ketahanan dan kepercayaan diri para generasi pemimpin.

Pemimpin harus terampil dan memiliki ilmu pengetahuan yang baik, tetapi itu saja tidak cukup. Harus ada syarat lain yang juga harus dipenuhi yakni pembentukan sikap yang baik. Dengan pembentukan sikap yang baik dari para pemimpin, kebijakan yang diambil pasti akan baik juga.

Keterampilan dan ilmu pengetahuan di otak, tapi pembentukan sikap, adanya hanya di relung hati yang paling dalam. Oleh karena itu, generasi pemimpin tak boleh mengabaikan pola pembentukan sikap tersebut. Bukan hanya itu, orang tua, guru, siswa dan stakeholder sangat menentukan pembentukan sikap para calon generasi pemimpin. Dengan begitu, tidak ada kata lain, tanggungjawab menjaga dan mengamankan kelanjutan kepemimpinan yang baik generasi pemimpin menjadi tanggungjawab bersama semua pihak yang ada di sekolah.


DAFTAR PUSTAKA

http://kfcngalah.wordpress.com/2009/03/17/latar-belakang-berdirinya-sekolah-smk-darut-taqwa/(Diakses tanggal 16 Juni 2010 Pukul 10.00)

http://www.ldii.or.id/in/nasehat-mainmenu-37/435-kepemimpinan-2.html(Diakses tanggal 16 Juni 2010 Pukul 10.00)

http://nucleus-smart.blogspot.com/2010/05/mengembangkan-bakat-kepemimpinan-pada.html(Diakses tanggal 16 Juni 2010 Pukul 10.00)

http://www.vivaborneo.com/generasi-muda-calon-pemimpin-masa-depan.htm(Diakses tanggal 16 Juni 2010 Pukul 10.00)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s